Gethuk Ibu Karni Jadi Ikon UMKM Desa: TMMD Kodim Grobogan Dorong Ekonomi Lokal Lewat Sentuhan Humanis Prajurit TNI

    Gethuk Ibu Karni Jadi Ikon UMKM Desa: TMMD Kodim Grobogan Dorong Ekonomi Lokal Lewat Sentuhan Humanis Prajurit TNI

    GROBOGAN - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-126 Kodim 0717/Grobogan tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menumbuhkan semangat kemandirian ekonomi masyarakat pedesaan.
    Melalui program ini, TNI turun langsung membantu pelaku usaha mikro di Desa Karangharjo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, salah satunya usaha gethuk tradisional milik Ibu Karni (65) yang kini mulai menjadi ikon produk unggulan desa.

    Senin (27/05/2025), beberapa prajurit TNI terlihat ikut membantu proses pembuatan gethuk mulai dari mengupas, menumbuk, hingga mencetak adonan singkong menjadi jajanan khas yang empuk dan manis. Pemandangan itu menjadi simbol kuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sebagaimana semangat yang diusung TMMD selama ini.

    “Kami tidak hanya ingin membangun jalan dan jembatan, tapi juga membangun ekonomi rakyat. UMKM seperti milik Bu Karni ini perlu kita dorong agar naik kelas dan punya daya saing, ” ujar Serda Santo, anggota Satgas TMMD Kodim 0717/Grobogan.

    Menurutnya, kegiatan non-fisik seperti pendampingan UMKM menjadi bagian penting dalam TMMD. Melalui pendekatan persuasif dan gotong royong, TNI berupaya menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk mengembangkan potensi lokal yang sudah ada.

    Sementara itu, Ibu Karni, pengusaha gethuk yang telah puluhan tahun melestarikan kuliner tradisional itu, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Satgas TMMD di desanya.

    “Bapak-bapak TNI itu luwes sekali, bahkan pandai menumbuk gethuk pakai alu kayu. Mereka bantu kami bukan cuma dengan tenaga, tapi juga kasih semangat supaya usaha ini terus maju, ” ungkapnya sambil tersenyum.

    Ia menambahkan, usaha gethuk miliknya kini mulai dikelola lebih profesional dengan bantuan anak-anaknya. Mereka juga belajar cara memilih bahan baku singkong yang baik agar menghasilkan gethuk yang lezat dan tahan lama.

    “Sekarang kami bisa produksi lebih banyak dan kemasannya lebih menarik. Harapan saya, gethuk ini bisa jadi oleh-oleh khas Desa Karangharjo, ” kata Bu Karni.

    Kepala Desa Karangharjo, Sutoyo, menilai kehadiran TMMD menjadi momentum penting bagi warganya untuk bangkit secara ekonomi.

    “TMMD ini bukan sekadar proyek pembangunan, tapi gerakan sosial. Warga jadi termotivasi, apalagi usaha gethuk Bu Karni bisa jadi contoh nyata bagaimana potensi lokal bisa tumbuh kalau ada pendampingan, ” ujarnya.

    Program TMMD ke-126 Kodim 0717/Grobogan menegaskan komitmen TNI dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Tidak hanya membangun sarana fisik seperti jalan dan drainase, namun juga membangun pondasi ekonomi rakyat yang kuat dan mandiri.

    “Pemberdayaan ekonomi masyarakat adalah pondasi desa sejahtera. Kalau rakyat kuat, maka pertahanan bangsa juga kuat, ” pungkas Serda Santo dengan tegas.

    (Hanafi/Agung)

    tmmdgrobogan kodim0717grobogan tnimanunggalmembangundesa ekonomidesabangkit umkmdesa gethukbukarni desakarangharjo tniuntukrakyat ekonomilokalkuat
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    TMMD Kodim Grobogan Rehabilitasi Mushola...

    Artikel Berikutnya

    Satgas TMMD Reguler ke-126 Kodim 0717/Grobogan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sertijab Danskadron Udara 11
    KemenTrans Dukung Penuntasan Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara
    Kekayaan Intelektual Jadi Jaminan Kredit Usaha Hingga Rp500 Juta
    Komnas HAM Desak Pemeriksaan KaBAIS Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
    AS dan Israel Terpecah Belah Soal Akhiri Perang dengan Iran

    Ikuti Kami